PEKANBARU,(RGT.com)-Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Paguyuban Kawulo Ngayogyakarta Sekitarnya (PKNS) Riau ke-18, Minggu (26/2/2017), Taman Rekreasi Keluarga Alam Mayang Pekanbaru menyelenggarakan Festival Reog se-Pekanbaru.
Ketua Panitia acara, Dinantoro Amiejoyo dalam sambutannya menyebutkan, dengan Festival Reog ini dapat menumbuhkan rasa cinta jati diri kita akan kebudayaan Indonesia.
“Latar belakang PKNS yakni merekatkan budaya bangsa sebagai laboratorium budaya Jawa. Yang kita perlombakan ini bukan Reog Jogja tapi Reog Ponorogo,” kata Jakiman.
Wujud budaya Jawa yang kita lestarikan ini, sambungnya, yakni memiliki nilai-nilai falsafah yang lebih baik, aktivitas gotong-royong dan berdoa, materi atau berupa artefak.
“Kali ini yang kita perlombakan yakni seni Reog. Kesenian Jawa didalamnya banyak mengandung unsur-unsur lebih baik. Tapi, budaya ini makin lama makin hilang. Untuk itu, kita harus lestarikan budaya indonesia ini bersama-sama,” sebut Jakiman.
Jakiman menambahkan, Reog dan wayang juga merupakan sumber pariwisata jika dikelola dengan baik.
“Mari kita jadikan kota Pekanbaru kota metropolitan tapi tidak meninggalkan budaya,” harapnya.
Kapolresta Pekanbaru yang diwakili Kapolsek Tenayanraya Kompol Indra Rusdi SH dalam sambutannya menyebutkan, pesan dari Kapolresta Pekanbaru mengucapkan selamat kepada PKNS ke-18.
“Pak Kapolresta juga merupakan putera Ponorogo dari Trenggalek,” ucap Kompol Indra.
Sebagai Kapolsek, Indra menilai masyarakat yang ada di Tenayanraya telah mendukung program Kamtibmas.
“Untuk di Tangkerang Timur ini tingkatan kriminalitas bisa kami nilai tidak ada,” akui Kompol Indra seraya memperkenalkan dirinya yang telah bertugas menjadi Kapolsek Tenayanraya selama 1,5 tahun.
Sekretaris PKNS Riau, Riyono Gede Trisoko menambahkan, Festival kebudayaan Indonesia nantinya akan kembali ditampilkan dengan berbagai kegiatan.
“Kebudayaan Kesenian Nusantara ini diharapkan akan kita lestarikan bersama-sama,” harap Riyono.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Tenayanraya yang mewakili Kapolresta Pekanbaru membuka secara resmi kegiatan Festival Reog se-Pekanbaru dengan ditandai pemukulan Gong.
Selain itu juga, pemberian Tanjak Melayu yang diserahkan kepada peserta Festival Reog. (***)












