Pekanbaru, RGT.COM – Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan Tahun 1447 H/2026, Paguyuban Jawa Riau mengelar acara silahturahmi dengan ketua Umum MKA LAMR, Datuk Seri H Raja Marjohan Yusuf, ketua umum DPH LAMR, Datuk Seri H Taufik Ikram Jamil serta jajaran pengurus di Ballroom Tenas Effendy Balai Adat Melayu Riau, Rabu,11 Februari 2026.
Dalam acara silahturahmi yang bertemakan Membingkai Keharmonisan Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan Tahun 1447 H/2026, turut hadir tokoh masyarakat Jawa Riau, Suryadi Khusaini dan ketua Paguyuban Jawa Riau, Drs Riyono Gede Trisoko MM serta beberapa puluhan pengurus Paguyuban Jawa Riau.
Tokoh masyarakat Jawa Riau, Riyono Gede Trisoko menyampaikan, Kegiatan ini bentuk suasana kebatinan antara Paguyuban Jawa dengan Pengurus LAMR untuk keharmonisan dalam menyambut bulan suci ramadhan. Tentunya dengan silahturahmi ini juga bentuk kesejukan dimasyarakat Riau sehingga menciptakan hal yang positif ditengah masyarakat,” ungkap Riyono
Datuk Seri H Raja Marjohan Yusuf mengatakan, Kami dari seluruh pengurus LAMR mengucapkan terimakasih kepada pengurus Paguyuban Jawa Riau dengan niat baik untuk terus bersilahturahmi sehingga dapat meningkatkan persaudaraan dan persamaan kita kedepannya,” ungkap Datuk Seri H Raja Marjohan Yusufdan dipermudahkan rezekinya dan diperpanjang umurnya.
Kami dari LAMR meminta kepada semua Paguyuban Jawa Riau untuk duduk bersama, karena LAMR ini juga rumah kita bersama,” ungkap Datuk Seri H Raja Marjohan Yusuf.

Sementara itu,sesepuh tokoh masyarakat Jawa Riau, Suryadi Khusaini menambahkan, Sesuai dengan falsafah Dimana Bumi Dipijak, Disitu Langit Dijunjung, maka saya menekankan apapun sukunya, maka harus pandai membawa diri untuk menjunjung adat istiadat budaya Melayu Riau,
Dengan memasuki bulan suci ramadhan mari bersama-sama kita saling memaafkan, karena semua ini demi terwujudnya Riau yang bermarwah, kondusif dan harmonis dalam membangun Riau kedepannya,” tutup Suryadi Khusaini.
Diakhir acara silaturahmi Paguyuban Jawa Riau dengan pengurus LAMR juga diisi dengan tausiyah oleh al-ustadz dengan tema makna silahturahim dan silahturahmi hingga ditutup dengan doa serta bersalaman dan makan bersama.

Ditempat yang sama Pemuda Pemudi Jawa Riau (Pijar) salah satu perkumpulan pemuda maupun pemudi berdarah Jawa yang lahir di bumi Melayu.
Ketua Pijar, Mujiono Susilo berhujar mengapresiasi acara silaturahmi para pimpinan paguyuban masyarakat Jawa yang ada di Riau bumi lancang kuning.
“Saya menilai, kegiatan ini, satu bagian antara bingkai harmonisasi. Dimana sesungguhnya, penyatuan masyarakat Jawa dengan Melayu Riau sangat kental”, ungkapnya, Rabu, (11/2/26) usai menghadiri acara silaturahmi LAMR bersama 50 Peguyuban Jawa Se-Riau.
Dari sisi lain, juga merupakan ajang memotivasi para generasi muda untuk turut serta memberikan sumbangsih pemikiran kemajuan bumi Lancang Kuning ini.
“Perlu diingat sebagai perekat, kami lahir, hidup dan dibesarkan di Bumi Lancang Kuning. Jadi sudah selayaknya punya kewajiban nyata untuk memberikan kontribusi dalam kemajuan Riau pada umumnya”, tutupnya.






