Alhamdulillah Sertifikasi CHSE

Alam Mayang, Berita1,407 views

PEKANBARU,(RGT.com) – Untuk pertama kali taman rekreasi alam mayang kedatangan Tim audit Kementerian pariwisata (Kemenpar) RI pada Selasa (10/11/20) pagi.

Kehadiran tim audit tersebut untuk memastikan bagaimana pelayanan para pengunjung wisatawan ketika berada di Alam Mayang.

Ketentuan penilaian atau validasi yang nantinya akan dipastikan meliputi Clean (kebersihan), Health (kesehatan), Safety (keamanan), dan Environment (lingkungan) yang dinamakan dengan CHSE.

Dari keempat kategori tersebut, Riyono selaku pengelola taman wisata alam mayang mengatakan bahwasanya telah diterapkan dalam menjaga kenyamanan para pengunjung dan terhadap penilaian validasi yang terbaik, ini adalah merupakan tanggung jawab yang berat.

“Untuk kebersihan (clean) tempat wisata ini selalu kita jaga, dengan memakai tenaga kebersihan yang telah kita tugas berbagai titik untuk membersihkan sampah-sampah, membersihkan lokasi kantin, dan tempat kamar mandi umum,” ujar Riyono seraya mengatakan bahwasanya alam mayang pernah mendapatkan penghargaan tempat wisata dengan kamar mandi terbersih dari pemerintah pusat.

Untuk hal kesehatan (health), wisata alam mayang selama ini menurut Riyono sudah menjadi kebanggaan warga kota Pekanbaru dalam mencari kesejukan serta ramah terhadap lingkungan, mengingat fasilitas wisatanya berada di ruang terbuka.

“Apalagi pada masa pandemi Covid-19 yang berlangsung hingga saat ini, kita selalu menerapkan protokol kesehatan bagi para wisata yang mengunjungi lokasi ini. Diantaranya yaitu wajib memakai masker sebelum masuk, pemeriksaan suhu tubuh pengunjung, dan menghimbau untuk selalu menjaga jarak,” ujarnya.

 

Terkait keamanan sendiri, dalam hal penerapan pada masa pandemi Covid-19, taman rekreasi alam mayang juga menerjunkan beberapa tim yang bertugas memberikan pelayanan dan pengamanan maksimal bagi para pengunjung.

“Kita memiliki tim pemantau yang bertugas memastikan para pengunjung sebelum memasuki alam mayang dalam kondisi berbadan sehat dan wajib menggunakan masker. Selanjutnya tim pengamanan dalam (pamdal) bertugas memeriksa suhu tubuh para pengunjung dan mengecek kepemilikan tiket masuk, dan satu lagi tim pengawas yang bekerja patroli mengelilingi tempat lokasi wisata serta menghimbau para pengunjung agar dapat menerapkan protokol kesehatan,” urai Riyono.

Dan untuk Environment (lingkungan) di alam mayang, Riyono menyebutkan telah melakukan beberapa terobosan diantaranya yaitu memiliki instalasi pengolahan limbah (Ipal) yang bermanfaat.

“Melalui Ipal ini kita telah mengolah sampah menjadi kompos untuk pupuk tanaman di alam mayang ini, dan juga limbah dapur yang bersifat cair sudah bisa dimanfaatkan untuk pangan ikan dikolam-kolam yang terdapat disini,” ungkap Riyono.

“Saya berharap dengan adanya audit dan validasi dari kementerian pariwisata ini, rekreasi alam mayang ini dapat terus memberikan jaminan rasa kenyamanan dan keamanan bagi para pengunjung,” tutup Riyono.

Sementara itu, tim auditor CHSE Kementerian Pariwisata Indonesia Ulpinov Saputra sangat puas dengan hasil penilaian yang telah dilakukannya selama beberapa jam di lokasi alam mayang tersebut.

“Saya menilai taman rekreasi alam mayang ini sudah memiliki hasil dengan penilaian 100 persen. Hal ini terlihat dari beberapa kenyamanan fasilitas yang dimiliki disini sudah layak bagi para pengunjung yang didasari pada masa pandemi Covid-19 saat ini,” ujar Ulpinov.

Ia pun juga menyebutkan, kelengkapan fasilitas bagi para pengunjung dalam beraktifitas sudah sesuai standar dari kementerian pariwisata (kemenpar) RI.

“Kita tekankan kepada para pelaku wisata yang telah kita lakukan validasi ini, agar dapat konsisten dalam menjaga prestasi ini,” tutup Ulpinov.

Dalam hal ini pemerintah kota Pekanbaru sangat mengapresiasikan penilaian taman wisata alam mayang yang telah menjalani validasi ditingkat Kementerian Pariwisata RI.

“Kami bangga alam mayang bisa mengikuti validasi ini, semoga ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan dalam pelayanan dan kenyamanan bagi para pengunjung khususnya warga kota Pekanbaru. Dan saya harapkan hal ini bisa dicontoh oleh para pelaku wisata lainnya,” Harap Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda kota Pekanbaru Dra.Masriah mewakili Walikota Pekanbaru Dr.Firdaus MT. *(Mirza)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *