PEKANBARU,(RGT.com) – Paguyuban Kawulo Ngayogyakarto Sekitarnya (PKNS) Riau menggelar hajatan 18 tahun berdirinya organisasi kekeluargaan suku jawa di Alamayang pada Sabtu (29/4/2017).
Ketua PKNS Riau Jakiman mengatakan, organisasinya sudah melakukan pengembangan hingga memiliki organisasi cabang di tujuh daerah lain di Riau.
Kegiatan perayaan ulangtahun itu pun diisi dengan pelantikan Majelis Kasepuhan dan Dewan Pertimbangan PKNS Riau dan kegiatan hiburan.
“Alhamdulillah, PKNS Riau sudah menginjak usia ke 18 tahun berdiri di Riau. Hari ini, sekaligus kita melantik Majelis Kasepuhan dan Dewan Pertimbangan PKNS Riau,” ungkap Jakiman.
Diterangkannya juga, duduk sebagai di Dewan Kasepuhan adalah Surono Edi, Sugiri Noto dan Ersugiono yang akan menjabat seumur hidup.
Sedangkan pada Dewan Pertimbangan diisi 16 orang dengan unsur intelektual, budayawan dan berpengalaman berorganisasi hingga lima tahun kedepan.
Jakiman menyebut, ultah ke-18 ini bertema ‘Meneguhkan Jati Diri PKNS Sebagai Perekat Bangsa dan Mewujudkan Laboratorium Budaya Jawa.
“Kami yakin, masyarakat Jawa di Riau bisa memberikan kontribusi positif baik di ranah sosial, dalam pembangunan dan dinamika kemasyarakatan lainnya,” tandasnya.
Adapun panggung ketoprak yang digelar pada penghujung acara mengambil judul Lambang Sari Edan. Lakon berkisah percintaan epik dengan latar belakang zaman kerajaan Jenggala di Pulau Jawa.(***)
Sumber : https://pekanbaru.tribunnews.com/2017/05/01/pkns-riau-rayakan-hut-ke-18-di-alam-mayang






